Teori tahap-tahap pertumbuhan
ekonomi yang dicetuskan oleh W.W Rostow yang pada mulanya dikemukakan
sebagai suatu artikel dalam economic journal dan kemudian
dikembangkan lebih lanjut dalam bukunya; The Stage Of Economic Growth. Menurut
Rostow proses perkembangan ekonomi dasar dapat dibedakan dalam lima tahap dan
setiap negara di dunia dapat digolongkan ke dalam salah satu dari kelima tahap
pertumbuhan ekonomi yang dijelaskannya. Kelima tahap pertumbuhan itu adalah ;
Tahap-Tahap Linear Pertumbuhan
Ekonomi Rostow :
Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi
yang linear (mono-economic approach) inilah yang menjadi syarat
pembangunan untuk mencapai ‘status lebih maju’. Rostow membagi proses
pembangunan ke dalam lima tahapan yaitu:
1. Tahap masyarakat tradisional (the traditional society), dengan karakteristiknya:
1. Tahap masyarakat tradisional (the traditional society), dengan karakteristiknya:
§ Pertanian padat
tenaga kerja;
§ Belum mengenal ilmu
pengetahuan dan teknologi (era Newton);
§ Ekonomi mata
pencaharian;
§ Hasil-hasil tidak
disimpan atau diperdagangkan; dan
§ Adanya sistem
barter.
2. Tahap pembentukan prasyarat
tinggal landas (the preconditions for takeoff),
yang ditandai dengan:
yang ditandai dengan:
§ Pendirian
industri-industri pertambangan;
§ Peningkatan
penggunaan modal dalam pertanian;
§ Perlunya pendanaan
asing;
§ Tabungan dan
investasi meningkat;
§ Terdapat lembaga dan
organisasi tingkat nasional;
§ Adanya elit-elit
baru;
§ Perubahan seringkali
dipicu oleh gangguan dari luar.
3. Tahap tinggal landas (the
take-off), yaitu ditandai dengan:
§ Industrialisasi
meningkat;
§ Tabungan dan
investasi semakin meningkat;
§ Peningkatan
pertumbuhan regional;
§ Tenaga kerja di
sektor pertanian menurun;
§ Stimulus ekonomi
berupa revolusi politik,
§ Inovasi teknologi,
§ Perubahan ekonomi
internasional,
§ Laju investasi dan
tabungan meningkat 5 – 10 persen dari
§ Pendapatan nasional,
§ Sektor usaha
pengolahan (manufaktur),
§ Pengaturan
kelembagaan (misalnya sistem perbankan).
4. Tahap pergerakan menuju
kematangan ekonomi (the drive to maturity), ciri-cirinya:
§ Pertumbuhan ekonomi
berkelanjutan;
§ Diversifikasi
industri;
§ Penggunaan teknologi
secara meluas;
§ Pembangunan di
sektor-sektor baru;
§ Investasi dan
tabungan meningkat 10 – 20 persen dari pendapatan nasional.
5. Tahap era konsumsi-massal
tingkat tinggi (the age of high mass-consumption) dengan:
§ Proporsi
ketenagakerjaan yang tinggi di bidang jasa;
§ Meluasnya konsumsi
atas barang-barang yang tahan lama dan jasa;
§ Peningkatan atas
belanja jasa-jasa kemakmuran
http://protuslanx.wordpress.com/2010/10/23/teori-tahap-tahap-pertumbuhan-walt-whitman-rostow/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar