Sistem Ekonomi Indonesia. Pada
dasarnya di Indonesia menganut sistem politik Demokratis atau cendrung pada
masyarakat (sosial) tapi tidak pada sistem ekonominya. Jika dilakukan melalui
pendekatan fluktuasi-struktual, Indonesia lebih pada Sistem Ekonomi
Kapitalistik. Tapi peran pemerintah pada perekonomian diIndonesia sebagai
pengendali pasar(melindungi harga) sangat besar, hal ini yang biasa disebut Mixed
Economy. Jika ditinjau dari pendekan fluktuasi-struktual dengan teori keyns
(Y=C+I+G+X-M) dimana jika negara sosialis belanja pemerintah cukup besar
dibandingkan konsumsi dan investasi, tetapi dari data BPS dari tahun 1980-2004,
bsarnya belanja pemerintah lebih kecil dibandingkan konsumsi dan investasi, hal
ini yang menjadi dasar kenapa indonesia disebut kapitalistik. Jika ditinjau
dari sejarah pada masa krisi global yang menjadikan Perekonomian Indonesia
lumpuh sehingga Indonesia membuka bagi para investor asing untung menanam modal
di Indonesia, sehingga komponen Investasi dan Konsumsi lebih besar dibandingkan
belanja pemerintah. Akibat krisis global yang melumpuhkan perekonomian Indonesia
yang mengharuskan Indonesia berhutang pada bank dunia (International Monetary
Fund) sehinnga Indonesia manja terhadap hutang luar negri tersebut. Tetapi
dengan Indonesia yang negara sosialis, peran pemerintah disini sebagai
pengendali mekanisme pasar, semua kegiatan ekonomi dilindungi
perundang-undangan sehingga ada peran pemerintah dalam perekonomian. Dengan
demikian Indonesia menyebut Sistem ekonominya yaitu Sistem Ekonomi
Demokratis.
http://qonitriadi.wordpress.com/2013/03/19/sistem-ekonomi-yang-dianut-indonesia
Indonesia
adalah negara yang sedang berkembang, pada jaman dahulu indonesia pernah
menganut beberapa sistem perekonomian sebelum penganut perekonomian yang saat
ini sedang dijalankan di indonesia. adapun sistem sistem perekonomian yang
pernah dianut oleh indonesia diantaranya
Sistem
Ekonomi Liberal
Sistem
Ekonomi Etatisme
Sistem
Ekonomi Campuran
Sistem
Ekonomi Pancasila
Tidak ada komentar:
Posting Komentar