Wiraswastawan atau wirausahawan merupakan orang yang jeli akan peluang usaha yang sangat menguntungkan, asal saja para wirausahawan itu bekerja keras,ulet dan percaya kepada kemampuan diri sendiri,modal awalnya adalah harus dapat mengenali lingkungannya dan mengerahkan sumber daya alam,maka wirausahawan akan mendapatkan keuntungan yang sangat menggiurkan.
Untuk menggali dan memanfaatkan peluang usaha atau bisnis,seorang wirausahawan harus berpikir secara positif dan kreatif, di antaranya:
- Harus percaya dan yakin bahwa usaha atau bisnis bisa dilaksanakan dengan baik;
- Harus menerima gagasan-gagasan baru didalam dunia usaha atau bisnis;
- Harus bertanya kepada diri sendiri;
- Harus mendengarkan saran-saran dari orang lain;
- Harus mempunyai etos (semangat) kerja yang tinggi;
- Pandai berkomunikasi.
- Work hard (kerja keras)
- Work smart (kerja cerdas)
- Enthusiasm (kegairahan)
- Service (pelayanan)
Wirausahawan yang baru saja terjun ke dalam dunia usaha dapat mengawalinya dengan usaha kecil atau perusahaan kecil,yang kepemilikannya dapat melalui:
- Meneruskan usaha orang tua / keluarga
- Membeli perusahaan yang telah ada
- Memulai usaha yang baru
- Perubahan permintaan
- Perubahan konjungtur
- Persaingan
- Akibat lain yang merupakan resiko usaha,seperti perubahan teknologi,perubahan peraturan,bencana alam,dan sebagainya
Unsur-unsur Penting Wiraswasta
1. Sikap
Sikap merupakan unsur yang timbul dari
dalam diri seseorang yang dinyatakan dalam bentuk perbuatan atau tindakan.
Sikap merupakan modal dasar bagi seorang wirausaha untuk meraih keberhasilan,
karena sikap menunjukan kepribadian seseorang yang mempengaruhi pola pikir
orang lain terhadap dirinya.
2. Kemampuan dan
keterampilan
Untuk menjadi seorang wirausaha selain
mempunyai dana, juga harus mempunyai kemampuan dan keterampilan. Kemampuan
dalam ia merupakan anggota masyarakat yang tidak dapat melepaskan diri
dari lingkungannya untuk itu ia harus menghormati etika kemasyarakatan tanpa
mengesampingkan budaya setempat.
2.1.3. Ciri-ciri Wirausaha
·
Selalu optimis
·
Secara terus-menerus melihat peluang yang tidak dapat dilihat oleh orang lain
·
Tidak Pernah merasa puas, dan selalu dapat mengeksploitasi perubahan yang ada
·
Selalu mempunyai komitmen untuk menang
·
Mempunyai inuisi yang tajam
·
Action oriented
·
Dapat memanfaatkan ancaman menjadi peluang
2.1.4. Fungsi Seorang
Wirausaha
·
Memasuki usaha-usaha baru yang belum pernah dicoba oleh orang lain.
·
Memulai produksi suatu jenis barang / jasa baru atau jenis barang / jasa yang
sudah ada dengan cara baru.Melaksanakan reorganisasi usahanya.
·
Membuka pasaran baru.
·
Mengembangkan sumber-sumber logistic baru atau mengusahakan inovasi-inovasi.
2.1.5. Faktor-faktor yang
mempengaruhi pembentukan kewirausahaan
·
Personal, menyangkut aspek kepribadian seseorang
·
Sociological, yaitu menyangkut hubungan dengan keluarga, menunjang atau
tidak
·
Environmental, ini menyangkut factor lingkungan seseorang dimana ia
dibesarkan, ia akan terpengaruh dengan lingkungan tersebut
2.1.6. Manfaat yang dapat
diraih bila sesorang menjadi wirausahawan
·
Mengurangi pengangguran, memperluas daya tampung tenaga kerja
·
Pemelihara keserasian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
·
Mendorong seseorang hidup mendiri tanpa tergantung pada orang lain
·
Memperbanyak orang yang taat hokum dan peraturan
·
Mengembangkan kehidupan ekonomi kerakyatan
·
Mendidik generasi muda untuk disiplin dan menciptkan lapangan kerja baru
·
Memberi contoh hidup sederhana, dan suka kerja keras
2.2.
Perusahaan Kecil
2.2.1. Pengertian
Perusahaan Kecil
Usaha kecil merupakan usaha yang
mempunyai jumlah tenaga kerja kurang dari 50 orang, atau berdasarkan
Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1999 kategori usaha kecil adalah yang memiliki
kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,00 (tidak termasuk tanah dan
bangunan); penjualan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00.milik Warga Negara
Indonesia, bukan afiliasi badan usaha lain (berdiri sendiri), dan berbentuk
usaha perorangan, badan usaha, atau koperasi.
Ebert dan Griffin mendefinisikan
bisnis kecil adalah suatu usaha yang dimiliki dan dikelola secara bebas, dan
bisnis kecil ini tidak mendominasi pasar. Bisnis kecil ini bukan
merupakan bagian atau cabang dari perusahaan lain. Yang menjalankan bisnis ini
adalah pemilik sendiri, bekerja bebas sesuai dengan kesanggupannya.
2.2.2. Ciri-ciri
Perusahaan Kecil
a) Manajemen berdiri
sendiri, dengan kata lain tidak ada pemisahan yang tegas antara pemilik dengan
pengelola perusahaan. Pemilik adalah sekaligus pengelola dalam UKM.
b) Modal disediakan
oleh seorang pemilik atau sekelompok kecil pemilik modal.Daerah operasinya
umumnya lokal, walaupun terdapat juga UKM yang memiliki orientasi luar
negeri,berupa ekspor ke negara-negara mitra perdagangan.
c) Ukuran
perusahaan, baik dari segi total aset, jumlah karyawan, dan sarana prasarana
yang kecil.
2.2.3. Kekuatan dan
Kelemahan Perusahaan Kecil
Kekuatan Perusahaan kecil
1.
Manajemen perusahaan lebih dapat terkontrol
2.
Prosedur hukumnya sederhana
3.
Bebas dalam menentukan barang atau jasa yang diproduksi
4.
Pemilik dapat menerima seluruh laba
5.
Pendistribusian barang ataupun pengenalan produk lebih mudah
Kelemahan Perusahaan Kecil
1 . Resiko usaha
ditanggung oleh si pemilik
2 . Kurangnya
informasi dalam menjalankan bisnis
3 . Pembagian
kerja tidak proposional
4 . Tidak ada
perencanaan mengenai anggaran
5 . Tidak
pernah melakukan studi kelayakan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar