Label

Senin, 30 Desember 2013

kewirausahaan dan perusahaan kecil



Wiraswastawan atau wirausahawan merupakan orang yang jeli akan peluang usaha yang sangat menguntungkan, asal saja para wirausahawan itu bekerja keras,ulet dan percaya kepada kemampuan diri sendiri,modal awalnya adalah harus dapat mengenali lingkungannya dan mengerahkan sumber daya alam,maka wirausahawan akan mendapatkan keuntungan yang sangat menggiurkan.
Untuk menggali dan memanfaatkan peluang usaha atau bisnis,seorang wirausahawan harus berpikir secara positif dan kreatif, di antaranya:
  • Harus percaya dan yakin bahwa usaha atau bisnis bisa dilaksanakan dengan baik;
  • Harus menerima gagasan-gagasan baru didalam dunia usaha atau bisnis;
  • Harus bertanya kepada diri sendiri;
  • Harus mendengarkan saran-saran dari orang lain;
  • Harus mempunyai etos (semangat) kerja yang tinggi;
  • Pandai berkomunikasi.
Menurut Paul Charlap yang mengemukakan sebuah rumusan yang mencakup 4 (empat) unsur yang harus dimiliki seorang wirausahawan agar mencapai sukses dalam pekerjaannya,yaitu:
  • Work hard (kerja keras)
Wirausahawan diharuskan bekerja keras dalam menjalankan usaha yang wirausahawan kerjakan agar mencapai kesuksesan yang diinginkan.
  • Work smart (kerja cerdas)
Kerja cerdas menuntut wirausahawan untuk melakukan terobosan-terobosan baru agar usaha yang dijalankan tidak mati atau kalah bersaing dengan usaha wirausahawan lain.
  • Enthusiasm (kegairahan)
Kegairahan disini menjadikan wirausahawan selalu mempunyai semangat dalam menjalankan usaha yang dirintisnya agar tidak menjadi putus asa jika manghadapi resiko usaha.
  • Service (pelayanan)
Dalam melaksanakan usahanya wirausahawan dituntut untuk melakukan pelayanan terbaik agar wirausahawan mendapatkan banyak pelanggan  yang secara otomatis akan meningkatkan keuntungan untuk wirausahawan.
Wirausahawan yang baru saja terjun ke dalam dunia usaha dapat mengawalinya dengan usaha kecil atau perusahaan kecil,yang kepemilikannya dapat melalui:
  • Meneruskan usaha orang tua / keluarga
  • Membeli perusahaan yang telah ada
  • Memulai usaha yang baru
Sebelum para wirausahawan memasuki dunia usaha. Para wirausahawan diharuskan mengetahui resiko-resiko yang akan di hadapinya, antara lain sebagai berikut:
  • Perubahan permintaan
Perubahan ini dapat berupa perubahan ekonomi,mode, dan selera konsumen secara otomatis dapat menyebabkan kerugian.
  • Perubahan konjungtur
Perubahan kondisi ekonomi yang tidak menentu.
  • Persaingan
Pesaing dapat mengakibatkan usaha kita mengalami hambatan,kerugian,bahkan kehancuran.
  • Akibat lain yang merupakan resiko usaha,seperti perubahan teknologi,perubahan peraturan,bencana alam,dan sebagainya

Unsur-unsur  Penting Wiraswasta
           
1.    Sikap
Sikap merupakan unsur yang timbul dari dalam diri seseorang yang dinyatakan dalam bentuk perbuatan atau tindakan. Sikap merupakan modal dasar bagi seorang wirausaha untuk meraih keberhasilan, karena sikap menunjukan kepribadian seseorang yang mempengaruhi pola pikir orang lain terhadap dirinya.

2.    Kemampuan dan keterampilan
Untuk menjadi seorang wirausaha selain mempunyai dana, juga harus mempunyai kemampuan dan keterampilan. Kemampuan dalam  ia merupakan anggota masyarakat yang tidak dapat melepaskan diri dari lingkungannya untuk itu ia harus menghormati etika kemasyarakatan tanpa mengesampingkan budaya setempat.




2.1.3. Ciri-ciri  Wirausaha

·         Selalu optimis
·         Secara terus-menerus melihat peluang yang tidak dapat dilihat oleh orang lain
·         Tidak Pernah merasa puas, dan selalu dapat mengeksploitasi perubahan yang ada
·         Selalu mempunyai komitmen untuk menang
·         Mempunyai inuisi yang tajam
·         Action oriented
·         Dapat memanfaatkan ancaman menjadi peluang

2.1.4.   Fungsi Seorang Wirausaha

·         Memasuki usaha-usaha baru yang belum pernah dicoba oleh orang lain.
·         Memulai produksi suatu jenis barang / jasa baru atau jenis barang / jasa yang sudah ada dengan cara baru.Melaksanakan reorganisasi usahanya.
·         Membuka pasaran baru.
·         Mengembangkan sumber-sumber logistic baru atau mengusahakan inovasi-inovasi.

2.1.5.   Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan kewirausahaan

·         Personal, menyangkut aspek kepribadian seseorang
·         Sociological, yaitu menyangkut hubungan dengan keluarga, menunjang atau tidak
·         Environmental, ini menyangkut factor lingkungan seseorang dimana ia dibesarkan, ia akan terpengaruh dengan lingkungan tersebut

2.1.6.   Manfaat yang dapat diraih bila sesorang menjadi wirausahawan

·         Mengurangi pengangguran, memperluas daya tampung tenaga kerja
·         Pemelihara keserasian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
·         Mendorong seseorang hidup mendiri tanpa tergantung pada orang lain
·         Memperbanyak orang yang taat hokum dan peraturan
·         Mengembangkan kehidupan ekonomi kerakyatan
·         Mendidik generasi muda untuk disiplin dan menciptkan lapangan kerja baru
·         Memberi contoh hidup sederhana, dan suka kerja keras





2.2.        Perusahaan Kecil

2.2.1.   Pengertian Perusahaan Kecil

Usaha kecil merupakan usaha yang mempunyai jumlah tenaga kerja kurang dari 50 orang, atau berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1999 kategori usaha kecil adalah yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,00 (tidak termasuk tanah dan bangunan); penjualan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00.milik Warga Negara Indonesia, bukan afiliasi badan usaha lain (berdiri sendiri), dan berbentuk usaha perorangan, badan usaha, atau koperasi.

Ebert dan Griffin mendefinisikan bisnis kecil adalah suatu usaha yang dimiliki dan dikelola secara bebas, dan bisnis kecil ini tidak mendominasi  pasar. Bisnis kecil ini bukan merupakan bagian atau cabang dari perusahaan lain. Yang menjalankan bisnis ini adalah pemilik sendiri, bekerja bebas sesuai dengan kesanggupannya.

2.2.2.   Ciri-ciri Perusahaan Kecil

a)    Manajemen berdiri sendiri, dengan kata lain tidak ada pemisahan yang tegas antara pemilik dengan pengelola perusahaan. Pemilik adalah sekaligus pengelola dalam UKM.
b)    Modal disediakan oleh seorang pemilik atau sekelompok kecil pemilik modal.Daerah operasinya umumnya lokal, walaupun terdapat juga UKM yang memiliki orientasi luar negeri,berupa ekspor ke negara-negara mitra perdagangan.
c)    Ukuran perusahaan, baik dari segi total aset, jumlah karyawan, dan sarana prasarana yang kecil.

2.2.3.   Kekuatan dan Kelemahan Perusahaan Kecil

Kekuatan Perusahaan kecil

1.       Manajemen perusahaan lebih dapat terkontrol
2.       Prosedur hukumnya sederhana
3.       Bebas dalam menentukan barang atau jasa yang diproduksi
4.       Pemilik dapat menerima seluruh laba
5.       Pendistribusian barang ataupun pengenalan produk lebih mudah

Kelemahan Perusahaan Kecil

1 .     Resiko usaha ditanggung oleh si pemilik
2 .     Kurangnya informasi dalam menjalankan bisnis
3 .     Pembagian kerja tidak proposional
4 .     Tidak ada perencanaan mengenai anggaran
5 .     Tidak pernah melakukan studi kelayakan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar